Buka Buku 10: Sunan Gresik, Guru Ngaji Yang Juga Ahli Irigasi!

Standar

 

MISTERI SYEKH SITI JENAR, PERAN WALISANGA DALAM MENGISLAMKAN JAWA

Majapahit mengalami kemunduran, sejak Gajah Mada mundur sebagai Patih Amankubumi. Bahkan kehancurannya makin membayang, setelah mangkatnya Hayam Wuruk. Sengketa atas takhta pun terus berkepanjangan sejak Perang Paregreg berkobar.

Dalam setiap peperangan selalu ada penderitaan. Dan rakyatlah yang paling banyak menjadi korbannya. Sebab dengan ditambah bencana letusan gunung berapi dan kemarau panjang, maka rakyat Majapahit benar-benar mengalami jaman penderitaan. Raja Majapahit Wikramawardhana pun tak mampu mengembalikan Majapahit dalam suasana kejayaan dan kemakmuran.

Hingga pada suatu hari di tahun 1404, datanglah 9 orang utusan dari Kesultanan Turki, para ahli di bidangnya masing-masing yang akan membantu Majapahit. Sembilan tokoh yang dipimpin oleh ahli pertanian dan pengairan bernama Maulana Malik Ibrahim itu  membawa serta Maulana Ishaq dan Maulana Ali Akbar yang ahli pengobatan. Para ahli inilah yang mendapat mandat dari Sultan Muhammad I untuk membantu rakyat tanah Jawa yang sedang menghadapi bermacam penderitaan akibat bencana alam, kekeringan, dan peperangan yang berkepanjangan.  Sebuah misi kemanusiaan yang dikirim untuk membantu meringankan penderitaan.

Demikianlah berita yang tertulis dalam kitab ‘Kanzul Ulum’ karya Ibnu Bathuhtah, seorang pengembara pada abad 15. Kitab yang konon masih tersimpan di perpustakaan istana Turki di Istambul. Sebuah berita yang membuktikan bahwa kedatangan Islam di Jawa penuh dengan perdamaian dan semangat untuk menolong sesama. Sebagai manifestasi, bahwa Islam adalah rahmat bagi semesta.

Maulana Malik Ibrahim adalah ulama Turki ahli bidang pengairan yang telah berhasil membangun saluran air untuk pertanian di Gujarat. Dalam pembangunan irigasi yang kemudian dibangun di Gresik, terbukti mampu meningkatkan hasil pertanian para petani Majapahit. Maka atas keberhasilannya itu, Wikramawardhana pun memberikan tempat di Gresik sebagai  kediamannya. Bahkan Sunan Gresik itu pun kemudian diberikan kebebasan untuk mengajarkan agama yang dibawanya, dalam sebuah pesantren yang didirikannya.

Bahkan sebuah pujian atas bantuan dan peranannya, hari ini pun kita dapatkan prasasti yang tertulis di nisan makamnya. Sebuah ucapan penghormatan yang terpahat dalam nisan model Gujarat yang indah, yang berbunyi “Inilah makam Al-maghfur yang berharap rakhmat Allah swt, kebanggaan para Pangeran, sendi para Sultan dan para Menteri, penolong para fakir dan miskin, yang berbahagia lagi syahid, cemerlangnya simbol negara dan agama, Malik Ibrahim ….”

Sementara Maulana Ishaq yang datang ke Blambangan pun berhasil menyembuhkan rakyat Jawa bagian timur dari wabah yang tengah menimpa. Bahkan keberhasilan yang kemudian membuatnya dinikahkan dengan putra Raja Blambangan Menak Sembuyu, yang bernama Dewi Sekardadu.

Demikianlah yang kudapatkan dari buku berjudul “Misteri Syekh Siti Jenar, Peran Walisanga dalam Mengislamkan Tanah Jawa” karya Prof. Dr. Hasanu Simon. Buku yang sebenarnya mengupas tentang misteri Syekh Siti Jenar, yang kisahnya bersumber dari ‘Falsafah Sitijenar’ karya Raden Panji Notosuroto. Yang menurut Hasanu Simon diragukan kebenarannya, ketika dibandingkan dengan 2 karya Notosuroto lainnya, yakni ‘Serat Kancil’ dan ‘Serat Bayanullah’.

Maka dalam pemaknaanku kemudian, 9 orang utusan Sultan Turki yang konon dianggap sebagai Walisanga angkatan pertama itu, adalah sosok ulama yang sempurna. Yang selain ahli agama, juga ahli dalam bidang kemanusiaan lainnya. Hingga keberadaannya benar-benar bermanfaat bagi sesama.

oleh Nassirun Purwokartun pada 12 Juli 2011 pukul 10:12

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s